sweetyvinz

just wanna write what I feel.

APOLOGIZE

Malam kak‼! Kak, ternnyata mendem perasaan itu g enak ya. Udah bertahun-tahun Tiara suka sama dia, tapi Tiara gak pernah bisa ngungkapin perasaan Tiara. Kakak beruntung ya karena orang yang kakak suka bales cinta kakak. Tiara gak pernag tau siapa diantara kalian yang nyatain cinta duluan. Kakak gak pernah cerita sama Tiara. Maafin Tiara ya kak! Selama ini Tiara selalu ngejauhin kakak. Tiara ngantuk nie kak, Tiara bobo dulu ya! Malam kakakku yang cantiiiik….

***

Kak, udah lama ya kita gak ngobrol kaya gini. Tiara kangen deh saat-saat kita dulu. Tiap malem Tiara selalu cerita sama kakak gimana hari-hari Tiara. Tiara cerita soal cowok yang Tiara suka, soal temen-temen Tiara. Soal awal Tiara kuliah, pokonya Tiara pengeeeen banget nyeriatin semua ke kakak kaya dulu lagi. Kak, Tiara minta maaf ya kak…
Malem kakak……

***

Kak, hari ini Tiara liat dia. Masih inget kan cowok yang Tiara suka…??? Hari ini dia ada di kampus. Ini pertama kalinya Tiara liat dia lagi di kampus, dia kan udah lulus. O ea, Tiara belum cerita ya..?! dia tambah cakep kak, dia juga tambah dewasa. Tapi sayang, Tiara cuman bisa merhatiin dia dari jauh.
Kak,,, maafin Tiara ya…! Tiara sayaaaang banget ma kakak.

***

Kak, Tiara udah gak tahan kak. Selama ini Tiara cuman bisa minta maaf sama kakak tanpa kakak tahu kesalahan apa yang udah Tiara lakuin.
Kakak inget, cowok yang selalu Tiara critain sama kakak??? Namanya kak Gun kak, dia senior Tiara di kampus. Kakak tau kan?! Tapi,,, satu hal yang gak pernah kakak tau, sebenarnya kak Gun senior Tiara ituuu….. ituuuu… Tiara gak sanggup nyeritain ini kak, tapi Tiara harus, Tiara gak mau terus-terusan kaya gini. Kak, kak Gun itu Mas Gunawan, tunangan kakak…
Maafin Tiara ya kak…

***

Kak, kakak marah ya sama Tiara..??? kak, maafin Tiara ya…!
Waktu Tiara tau kalau kak Gun itu pacar kakak, Tiara marah banget. Tiara pikir kakak ngerebut kak Gun dari Tiara. Padahal, Tiara selalu cerita sama kakak soal kak Gun. Tiara emang gak pernah ngasih tau kakak siapa itu kak Gun tapi Tiara gak nyangka kalau kakak bakal ngambil dia dari Tiara.
Tiara tau kakak jauuuh lebih dulu kenal kak Gun dari Tiara, tapi Tiara gak mau kak. Tiara gak mau kakak ngambil kak Gun dari Tiara. Tiara suka banget sama kak Gun. Karena itu Tiara mulai berubah kak. Tiara udah ga mau kenal sama kakak lagi. Tiara ngejauhin kakak dan gak pernah mau cerita sama kakak lagi. Tiara benci kakak…
Tiara nyesel kak. Tiara nyeseeeel banget. Apalagi sekarang, setelah kakak pergi. Maafin Tiara ya kak! Tiara emang sukaaa banget sama kak Gun. Tiara juga sayaaang sama kakak. Tiara gak nyangka kakak bakal pergi secepat ini…
Maafin Tiara ya kak…!

***

“Mah, Pah, gimana?”… “Mamah dan Papah setuju kan sama keputusan Gun?” tanya Gun pada papa-mamanya.
“kalau papah sih terserah kamu saja, kalau menurut kamu itu keputusan terbaik ya kenapa tidak.” Jawab papa.
“Tapi Gun apa kamu yakin?” Tanya mama “Maksud mama, masa hanya karena mimpi kamu mengambil keputusan ini?”lanjutnya.
“Gun yakin mah”. “Gun masih gak bisa ngelupain senyum bahagia Tina waktu Gun setuju buat ngelakuin permintaan terakhirnya, dia bahagia banget.” Gun meyakinkan.
“Tapi apa kamu akan bahagia? Mamah tahu kamu sangat mencintai Tina, tapi…”
“Gun mohon mah!”
“ ya sudah terserah kamu saja, yang penting buat mamah kamu bahagia”
“Terima kasih mah, pah. Gun yakin seratus persen dengan keputusan Gun ini.”

***

“Pagi mah…!” sapa Tiara.
“Pagi sayang! Mau sarapan?”tanya mamah
“Hhhmmm, omelet keju ya… tiara mau deh.” Jawabnya setelah melihat menu sarapan pagi itu.
“Tiara, nanti pulang kuliah kamu langsung pulang ke rumah ya!”perintah mama Tiara
“Hhhmmm” Tiara menyahut dengan mulut penuh makanan.
“Nanti malam akan ada tamu, jadi kamu bantuin mama buat nyiapin makanan.”
“Emang siapa mah?”tanya Tiara penasaran.
“Kamu liat saja nanti, sekarang mendingan kamu cepet habisin sarapannya dan berangkat sana! Kamu ada kuliah pagi kan.”

***

“Selamat malam semuanya!” sapaan hangat dari tamu yang sedang mereka tunggu pun datang juga.
“Selamat malam!… aduh apa kabar Mbak, sudah lama nggak ketemu gimana kabarnya? Baik-baik saja kan?”mama Tiara menjawab dengan penuh semangat.
“baik De. De lastri sendiri apa kabarnya?” wanita setengah baya yang masih terlihat muda itu menjawab sambil mencium pipi kanan-kiri mamah Tiara.
“Baik mbak, baik. Ayo mari silahkan duduk, kami sudah menunggu dari tadi.”mama Tiara mempersilakan para tamunya duduk. “Nak Gun apa kabarnya? Sudah lama gak main kesini” lanjutnya kepada seorang pemuda yang datang bersama tamunya.
“Baik tante. Maaf akhir-akhir ini Gun sibuk tante, jadi belum sempat main kesini.” Jawab pemuda itu jujur.

***

“Begini Om, tante, maksud kedatangan Gun sekeluarga kesini adalah untuk melamar Tiara, Om, tante” Gunawan dengan perasaan campur aduk menyatakan maksud kedatangan mereka malam itu.
“Maksud nak Gun?” tanya papa Tiara sedikit ragu dengan apa yang baru saja di dengarnya.
“Begini lho de Hartawan maksud kami datang kemari, kami ingin melamar Tiara untuk anak kami, Gunawan.” Pa Haris, papanya Gunawan memperjelas maksud anaknya.
“saya tau, de Lastri sekeluarga pasti kaget. Tapi ini sudah keputusan Gunawan, dan kami sekeluarga ikut mendukung.” mama Gunawan menambahkan.
“Maaf mas, mbak, saya dan istri saya senang sekali kalau ternyata mas dan Mbak masih mau menjalin hubungan dengan keluarga kami. Tapi, semua keputusannya ada di tangan Tiara. Kami tidak bisa memutuskan apa-apa.”kata papa Tiara sambil melirik ke arah Tiara
“Bagaimana Tiara? Apa kamu bersedia menerima lamaran anak tante?” mama Gunawan langsung bertanya pada Tiara.
Mendapat pertanyaan seperti itu Tiara kebingungan.“Om, tante, mah, pah, apa boleh Tiara bicara berdua saja dengan kak Gun?”

***

“Kenapa kak Gun ingin menikahi Tiara?” tanya Tiara tanpa basa-basi.
“Karena kakakmu, Tina”jawab Gunawan pelan
“Masud kak Gun?”Tiara semakin tidak mengerti.
“Kira-kira sebulan yang lalu… Tina datang ke mimpiku. Dia bilang aku harus menikah denganmu. Dia memintaku untuk memilihmu sebagai penggantinya. Awalnya aku menolak, tapi Tina terus memaksaku sampai akhirnya aku setuju.” “senyum Tina, senyum Tina waktu itu tidak akan bisa aku lupakan. Dia begitu bahagia. Aku tak pernah melihat dia senyum sebahagia itu sebelumnya.”
“Aku tahu ini tidak adil untuk kamu. Mungkin kamu hanya menganggap bahwa aku terlalu terobsesi dengan kakakmu. Aku sudah memikirkan hal ini selama sebulan dan aku sudah yakin dengan keputusanku. Apapun keputusanmu itu terserah padamu,aku hanya ingin jujur supaya kamu bisa memutuskan dengan tepat .”

***

“Hiks, hiks, hiks….. Kenapa lakukan itu kak, kenapa kakak lakuin hal itu buat Tiara? kenapa kak? Tiara gak pantes buat dapetin ini semua dari kakak Tiara gak pantas kak, gak pantas. Tiara udah nyakitin kakak. Tiara udah gak peduli sama perasaan kakak bahkan Tiara tega ngelukain kakak tapi kenapa kakak tetep baik sama Tiara, kenapa kak kenapa?” Tiara menangis sendiri di kamarnya, dia tidak perduli semua orang dibawah sedang menunggunya dengan khawatir.

***

“Pah, udah hampir satu jam Tiara ngurung diri di kamar, Mamah jadi khawatir.”Ungkap mama Tiara cemas.
“Mamah tenang saja Tiara pasti baik-baik saja, mungkin dia hanya perlu waktu untuk mengambil keputusan.” Suara papa menenangkan.
“Tapi tetap saja mamah khawatir. Apa tidak sebaiknya kita kesana?”
“Mungkin ada baiknya kami permisi dulu De Hartawan, De Lastri. Tiara pasti perlu waktu untuk memikirkan ini semua, kami juga mengerti perasaannya.” Papa Guanawan membuka suara.
“Kalau begitu maafkan kami ya mas.” Papa Tiara merasa bersalah
“Harusnya kami yang minta maaf karena sudah mengganggu”pa Haris menyatakan penyesalannya, “permisi.”
“Tunggu”seru Tiara dari atas tangga. “Tiara mau pah, mah.” “Tiara bersedia menjadi istrinya kak Gun.”
Hening sejenak….“Alhamdulillah.”seru semua orang dibawah kompak.
“Tiara anakku mamah bangga sama kamu.” Mamah Tiara menghampiri dan memeluknya.

***

Kak, terima kasih ya karena kakak sudah mau berkorban banyak buat Tiara. Tiara janji, Tiara gak akan ngecewain kakak Tiara akan jaga kak Gun buat kakak, Tiara juga akan berusaha jadi istri yang baik buat kak Gun. Tiara gak akan biarin kak Gun ngelupain kakak. Tiara janji kakak akan selalu ada di hati kami semua.

The End

Iklan

22 Komentar

  1. Citiiiiii

    aduuuhh,,,kasian kak Tina,,,harus ada korban ya klo pngen happy ending?hehe

    • mo gmn lg, kan kak Tina’y dah meninggal jd mesti da yg jagain kak Gun donk,:-)

  2. ya Alloh… merinding ngebacanya……

    • kenapa merinding ❓

      • nyentuh banget…..

      • hehe makasih 🙂

      • karangan ato kenyataan nih?

      • karya gagal 😀

      • eits…
        jgn bilang gtu….

        ini bagus kok….

      • alhamdulilah seneng’y ada yg muji 😀
        *kembung nih hidung hehe

      • hmmmmmm….
        tunggu pujian2 di tulisan2 yg lain… heheeeeeee

      • aduh klo kbanyakan d piji ntar hidung saya malah jadi ilang lg :mrgreen:

      • hehehheeee,,
        emang itu tujuannya.. uupppsst

      • huaaa jahat bgt c’kaka mo ngilangin idung orang 😦

      • bukan ngilangiiiiin….

      • apa ath ❓

      • ngurangin… heheeee

      • aduh, da hidung saya teh udah tinggal dikit. klo dikurangin tabah gak ada ath heu…

      • hmmm…
        gak jadi deh kl gtu…

      • akh telat, hidung saya dah keburu terbang duluan hehhehehe…

      • heheheeeee

      • 😀

comment here please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: